58 (Lentera)

Malam yang sunyi

Lentera yang menemani

Aku berhennti menulis

Tak sanggup berkisah lagi

 

Lentera yang redup

Sejalan dengan pikiranku

Yang terhenti begitu saja

Entah pergi kemana

 

Halaman ini kosong

Kertas ini kusut

Pikiranku kosong

Perasaanku kalut

 

Berhenti atau lanjut?

Aku benci kisah ini

Kisah yang sangat pilu

Hingga buatku menyalahkan takdir

 

Sungguh munafik dunia ini

Hidup layaknya akting

Topeng ada dimana-mana

Rasa percayaku jadi buyar

 

Sakit hatipun melanda

Air matapun semakin deras mengalir

Ingin rasanya tenggelam ke dasar lautan

Dan pergi dari dunia yang kejam ini

 

Tiba-tiba lentera terang benderang

Muncul secercah harapan dan impian

Untuk apa terlarut dalam kecewa

Toh kisahku masih Panjang

 

Berhenti di titik ini, aku pengecut

Aku tak mau seperti itu

Hidupku terlalu berharga

Diriku masih banyak yang mencinta

 

Oh… lentera

Tetaplah menyala

Temaniku menulis

Hingga kisah ini usai


Luapan Hati

Comments