Hanya sesal yang tinggal
Buat
nafas tersengal-sengal
Hingga
dada semakin sesak
Karena
tangis yang mengucur deras
Sedangkan
waktu berlalu dengan cepat
Tanpa
mengerti apa yang kurasakan
Andai
waktu bisa diulang
Akan
ku perbaiki kesalahan yang ada
Tak
ada yang mencurigakan
Tak
ada hal yang janggal
Kita
jalan-jalan mengelilingi kota
Dan
makan di tempat biasa
Aktingmu
begitu apik dan menawan
Kau
sembunyikan rasa sakit itu
Dan
kau terlihat baik-baik saja
Sampai-sampai
aku tertipu olehmu
Masih
teringat dalam benakku
Ketika
kutanyakan kabarmu
Dan
kau balas dua jam kemudian
Mengirim
sebuah foto yang tak terduga
Swafotomu
memakai alat bantu nafas
Kubuka
pesanmu keesokan harinya
Hancur
dan sedih hati ini melihatnya
Dan
pikiranku jadi buyar
Satu
jam kemudian, aku mendapatkan kabar
Bahwa
kau telah berpulang kepada sang pencipta
Andai
aku lebih peka waktu itu
Andai
aku tahu itu pertemuan terakhir
Takkan
aku sia-siakan kesempatan itu
Tolonglah
datang ke mimpi
Banyak
hal yang ingin kuceritakan kepadamu
Comments
Post a Comment